Fakta-Fakta Penting Seputar Alpukat (I)

detail berita
(Foto:goorme)
ALPUKAT memiliki tekstur lembut dan rasa tawar yang membuat buah ini bisa disajikan dalam berbagai olahan pencuci mulut. Bila Anda penyukanya, mungkin ada banyak hal belum diketahui seputar alpukat.

Berkat teknologi modern dan mudahnya alat transportasi, alpukat bisa dinikmati masyarakat penjuru dunia. Simak beberapa tips seputar alpukat, seperti dilansir The Daily Meal, Selasa (10/4/2012).

Bagaimana cara mematangkan alpukat?
Cara terbaik untuk mematangkan alpukat adalah menjaganya di ruangan bersuhu hangat saat disimpan di dapur. Bungkus alpukat dengan handuk atau kain serbet, bisa juga disimpan dalam keranjang di atas kulkas. Semakin hangat, alpukat akan cepat matang.

Bisakah alpukat disimpan dalam suhu dingin?
Bisa saja, alpukat disimpan pada suhu dingin, tapi jangan harap alpukat bisa matang. Waktu terbaik untuk mendinginkan alpukat adalah saat sudah matang, yang berguna mempertahankan kesegaran alpukat dalam beberapa hari saja. Sebab, suhu dingin akan menghentikan proses pematangan.

Bagaimana cara terbaik melepaskan biji alpukat?
Potong melingkar alpukat untuk membelahnya menjadi dua bagian. Jika alpukat sudah matang, maka yang Anda lakukan kemudian adalah memegang satu bagian alpukat di telapak tangan, sementara tangan yang lain mendorong biji secara perlahan dengan ujung pisau. Cara ini lebih aman daripada melepaskan biji alpukat dengan gerakan memutar keluar menggunakan pisau.

Jika masih ada sisa alpukat setengah bagian, bagaimana cara menyimpannya?

Gosok alpukat dengan sedikit air jeruk atau minyak pada bagian dagingnya lalu bungkus dengan plastik yang melekat pada alpukat. Pembungkus ini memungkinkan oksigen keluar sehingga alpukat tidak akan berubah warna menjadi cokelat. Jika daging alpukat tetap bagus, iris lapisan atasnya untuk mendapatkan daging alpukat berwarna hijau.
(ftr)

Fakta-Fakta Penting Seputar Alpukat (II-Habis)

detail berita
(Foto:goorme)
MENGETAHUI kandungan gizi alpukat, banyak orang tentu akan menjadi penyukanya. Terdapat beberapa tips untuk mengonsumsi buah tropis ini dengan cara terbaik.

Simak informasi penting seputar alpukat, seperti diulas The Daily Meal, Selasa (10/4/2012)

Apa saja manfaat kesehatan alpukat?
Alpukat memiliki hampir 20 vitamin, mineral, fitonutrien termasuk potasium, vitamin B6 C dan E, folat dan serat. Alpukat mengandung lemak tak jenuh yang menjadikannya pilihan alternatif dibanding mayonaise ataupun krim keju. Alpukat juga membuat tubuh Anda menyerap lebih banyak nutrisi yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E dan K.

Apakah memetik alpukat saat mengkal akan mempengaruhi rasanya?
Alpukat tidak bisa matang sampai akhirnya dipetik dari pohon. Saat di pohon, alpukat mengembangkan minyak yang membuatnya memiliki tekstur lembut dan bergizi.

Alpukat harus mencapai kadar minyak minimal sehingga bisa matang secara benar di pohon. Semakin lama alpukat di pohon, maka buahnya akan creamy.

Cara apa saja yang biasanya digunakan untuk mengonsumsi alpukat?
Alpukat adalah menu tambahan yang bagus bersama telur rebus ketika sarapan. Cobalah irisan alpukat ditaruh dalam olahan omelet yang ditangkup bersama roti bakar.

Alpukat juga pengganti smoothies yang bagus. Alpukat memberikan rasa creamy di mulut serta dorongan energi tanpa lemak jenuh. Cobalah dengan mencampurnya bersama potongan nanas untuk dijus sehingga memiliki rasa.

Alpukat berukuran besar pun bisa disajikan ke dalam salad buah, berisi stroberi, apel, mangga, papaya, nanas dan pisang. Aduk dan berikan potongan alpukat dengan jus lemon serta daun mint cincang untuk salad buah tropis.

Adakah fakta lain soal alpukat?
1. Alpukat bebas kolesterol.
2. Selain lemon atau jeruk nipis, minyak juga membuat alpukat jadi matang.
3. Daun alpukat berbau seperti adas dan digunakan untuk bumbu herbal pada olahan kacang dan ikan. (ftr)