Cita Rasa Kuliner Bangka & Thailand Sama

detail berita
(Foto:Blogspot)
SUSAH menemukan makanan Thailand? Coba saja mencicipi makanan khas Bangka. Pasalnya, cita rasa antara makanan Thailand dan Bangka adalah sama.

"Makanan Bangka itu memiliki rasa yang hampir sama dengan kuliner Thailand. Thailand lebih menonjol pada rasa asam, manis, dan pedas. Sementara Bangka juga memiliki kari dengan rasa asam, pedas, dan manis," tutur Harwanto, Chef Resto Kampoeng Bangka saat berbincang dengan Okezone di acara Festival Kuliner Bangka 2012 di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (6/5/2012).

Menurut Chef Harwanto, kekuatan makanan Thailand lebih kepada rasa yang manis.

"Rasa makanannya tidak jauh beda karena budaya etnik dan kulturnya sama. Perbedaannya lebih kepada cita rasa Thailand lebih manis, sementara Indonesia lebih kuat pada bumbu dan tajam," jelasnya. Selain memiliki kesamaan dengan Thailand, cita rasa kuliner Bangka juga tidak berbeda jauh dengan daerah Sumatera.

"Makanan Bangka hampir sama dengan masakan Sumatera Barat dan ada unsur Palembang juga. Selain itu, rasa pedas juga menonjol pada kuliner Bangka," tutupnya.
(tty)

Kuliner Bangka Kuat di Rasa Asam, Pedas, & Manis

SETIAP daerah memiliki kekuatan rasa kuliner yang berbeda, termasuk kuliner Bangka. Masakan Bangka tidak terlepas dari rasa asam, pedas, serta manis.

M. Fitno, pemilik Restoran Kampoeng Bangka, mengatakan bila pemanfaatan hasil laut menciptakan rasa yang khas pada kuliner Bangka. "Karena kekuatannya ada di hasil laut, maka cita rasanya tidak akan terlepas dari rasa asam, pedas, dan manis," katanya kepada Okezone ketika ditemui di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Sebagai penghasil lada putih, Bangka juga terkenal memiliki kuliner pedas. Bahkan menurut Fitno, masakan menjadi tidak istimewa tanpa penambahan lada yang memberikan rasa pedas yang khas. Faktor budaya Melayu turut menjadikan kuliner Bangka tidak terlepas dari rasa pedas, mirip kuliner Palembang yang memang satu rumpun.

"Karena kita ada di wilayah Sumatera, otomatis rasa pedas tidak jauh dengan daerah Bangka, berbeda dengan pulau Jawa yang lebih dominan rasa manisnya," imbuhnya.

Sementara itu, rasa asam muncul karena dipengaruhi hasil laut, di mana rasa asam mampu menghilangkan aroma amis olahan laut. Dikatakan Fitno, dominasi rasa asam pada olahan laut ini mirip kuliner Thailand.
"Namun pada kuliner Bangka, rasa asamnya lebih tajam," ujarnya.

Fitno menambahkan, cita rasa manis pada kuliner Bangka sifatnya adalah penyeimbang rasa, yang mendapatkan pengaruh dari kuliner China. "Perpaduan memasak Tionghoa dengan Melayu melahirkan ragam masakan yang baru sehingga kuliner Bangka sangat luar biasa," tutupnya. (ftr)