Menu Jajanan Pinggir Jalan di Singapura - Bagian I

MAKANAN pinggir jalan di Singapura kini berkurang karena mendapat sanksi dari pemerintah hingga lebih banyak food court. Namun tenang, Singapura masih memiliki banyak menu pinggir jalan yang nikmat.

Meskipun makanan pinggir jalan, Singapura memberlakukan aturan ketat soal kebersihan. Jadi, Anda tetap bisa memanjakan perut sekaligus menjaga kesehatan tubuh sepanjang liburan.

Ini dia sebagian menu santapan pinggir jalan yang ada di Singapura, seperti diulas CNNGo:

Chili crab
Makanan ini merupakan salah satu makanan khas Singapura yang telah diciptakan sejak 1950 ketika seorang koki di Singapura mengukus kepiting dengan saus cabai dan tomat. Sejak saat itulah, makanan ini digemari para wisatawan.

Untuk menikmatinya, santaplah menu ini bersama roti mantau bersama sup saus tomat manis. Siap-siap kedua tangan menjadi kotor usai menyantapnya.

Kaya toast
Kaya toast merupakan menu sarapan kebanyakan warga Singapura, yang merupakan roti panggang tipis disajikan bersama gula dan santan. Makanan ini adalah peninggalan kolonial, dan biasa dinikmati dengan teh atau kopi kental dan telur setengah matang.

Chicken rice
Nasi ayam merupakan akar kuliner China, olahan yam yang dikukus atau direbus sampai berubah warna. Untuk mengonsumsinya, biasa turut disajikan dengan nasi minyak yang terbuat dari kaldu ayam serta irisan mentimun di sampingnya. Kesederhanaan menu ini menunjukkan kelezatannya, terlebih dimakan dengan saus cabai.

Barbeque stingray sambal
Hidangan dengan akar Malaysia ini menyajikan ikan pari yang dibaluri sambal, saus yang dibuat dari cabai segar, bawang putih, asam, bawang merah, dan terasi, diberi pasta ikan yang telah difermentasi kemudian dibungkus dalam daun pisang dan dipanggang. Cita rasa yang keluar adalah pedas serta aromatik.

Katong laksa
Diberi nama seperti area di Singapura dekat pinggir laut, katong laksa adalah kari laksa khas Singapura. Dengan kuah santan segar dan bumbu yang dijadikan pasta, katong laksa juga ditambahkan bihun, udang, sambal, serta irisan daun laksa. (ftr)

Menu Jajanan Pinggir Jalan di Singapura - Bagian II (Habis))

SINGAPURA memang terkenal sebagai surga bagi pencinta belanja. Dan tak kalah memuaskan, Singapura juga merupakan surga penikmat kuliner pinggir jalan.

Jajanan pinggir jalan di Singapura mayoritas menawarkan perpaduan masakan Malaysia, India, serta China dengan harga murah. Makanan pinggir jalan di Singapura cukup unik, Sebuah budaya yang menandakan negara ini memiliki standar baik soal kelezatan, orisinalitas, serta kebersihan.

Berikut beberapa di antara santapan pinggir jalan yang ditawarkan Singapura, seperti diulas CNNGo:

Roti prata
Roti Prata berasal dari Selatan India, tapi Anda bisa mencobanya di Singapura. Sebelum mengonsumsinya, Anda bisa melihat bagaimana proses pembuatannya untuk memiliki pengalaman yang mengesankan. Roti ini dilipat beberapa kali sampai memiliki lapisan roti yang tipis, kemudian dilipat kembali dan dipanggang sampai terasa renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam. Coba saja roti prata di Prata Saga Sambal Berlada, 665 Buffalo Rd, Tekka Center, Singapura.

Otah
Otah disebut otak-otak di Malaysia. Makanan ini dibuat dari ikan makarel, cabai, serta rempah-rempah yang kemudian dimasukkan ke dalam kelapa atau daun pisang yang dipanggang di atas bara panas. Coba saja menu ini di Lee Wee Brother, Blk 51 Old Airport Road, Old Airport Road Food Center, Singapura.

Hokkien mee
Makanan ini sering ditemukan di Malaysia, namun bila datang ke Singapura, maka Anda akan menemukan hidangan dalam tampilan berbeda. Di Singapura, hokkien mee berisi telur dan mi yang digoreng kemudian disajikan kering dengan udang dan sambal terasi. Cobalah di Tiong Bahru Hokkien Prawn Mee, 30 Seng Poh Rd, Tiong Bahru Market & Food Center, Singapura.

Satay
Satay (sate) merupakan salah satu makanan pinggir jalan yang utama di Singapura, bahkan sate bisa dinikmati di seluruh Asia Tenggara. Pada makanan pinggir jalan di seluruh Singapura, sate merupakan daging yang dipanggang dan disajikan dengan saus kacang. Daging ayam paling umum digunakan selain daging sapi, babat, dan kambing. Anda bisa mencobanya di East COast Lagoon Food Village, 1220 East Coast Parkway, Singapura.

Chai tao kway
Ini bukan makanan penutup, tidak ada wortel di dalamnya tapi ini adalah chai tao kway, dikenal sebagai kue wortel. Menu ini meruapakan makanan lezat di Singapura, dengan campuran lobak putih parut dan tepung beras tumis dengan bawang telur, bawang putih, Anda pun bisa memesannya putih atau hitam. Bila memesan hitam, di dalamnya diberikan kecap manis. Coba saja di Heng Carrot Cake, #01-28 Newton Food Center, 500 Clemenceau Ave, Singapura. (ftr)