Waktu Paling Seksi Para Wanita

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah survei menyimpulkan bahwa sekitar pukul 23.00 atau 11 malam pada Sabtu malam adalah waktu yang paling umum untuk wanita merasa paling mudah jatuh cinta. Namun, bagi sebagian besar wanita, bercinta di tempat tidur bukanlah sebuah kegiatan yang ingin dilakukan.

Sebanyak 40 persen dari seribu wanita yang menjawab pertanyaan kuesioner dari majalah Women's Health ini mengakui mereka melakukan alfresco sex alias melakukan hubungan seks di luar. Bercinta di luar ruangan disebut sebagai rangsangan 'paling menarik' diikuti dengan bercinta saat jam kerja dan di pantai, demikian diungkapkan oleh Huffington Post.

Ditemukan pula bahwa para wanita Inggris di wilayah barat daya, barat laut, dan Skotlandia adalah wanita yang paling merasa puas secara seksual, dengan perbandingan, empat dari lima wanita mengaku puas dengan kehidupan seks mereka.

Sebaliknya, kehidupan cinta wanita Irlandia adalah yang paling tidak menyenangkan, dengan kurang dari sepertiga wanita yang mengaku puas dengan kehidupan seksual mereka. Namun lebih dari 40 persen wanita Irlandia mengatakan, mencoba untuk bercinta lebih dari tiga kali seminggu.

Menurut hasil survei Women's Health Magazine, sepertiga dari wanita di London dan Welsh juga mengaku bercinta lebih dari tiga kali seminggu. "Menarik mengetahui bahwa sebagian besar wanita Inggris merasa senang melakukan hubungan seksual, baik di dalam maupun di luar ruangan... seperti diungkapkan dalam survei kami," kata Farrah Storr, editor majalah tersebut.
ARBA'IYAH SATRIANI

Seks Sukarela Pun Bisa Lukai di Miss V

Liputan6.com, Copenhagen: Berhubungan seks secara sukarela ternyata juga memiliki efek yang sama dengan perkosaan. Berdasarkan hasil penelitian dari media ZeeNews baru-baru ini, dinyatakan bahwa hubungan intim yang dilakukan secara suka sama suka pun bisa menyebabkan luka-luka di bagian 'Miss V'. Luka di bagian paling intim wanita itu sangat umum dialami kalangan perempuan yang menjadi korban perkosaan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 110 mahasiswa keperawatan berusia awal 20-an dan 39 korban tindak perkosaan dari Pusat untuk Korban Perkosaan di Odense University Hospital, Swedia menunjukkan data bahwa cedera 'Miss V' ditemukan pada 36 persen korban perkosaan dan di 34 persen dari mahasiswa keperawatan.

"Temuan ini sangat menarik. Para mahasiswa keperawatan mengalami luka vagina yang sering dialami korban perkosaan. Bahkan, cedera ini tidak dapat digunakan untuk memeriksa penyebab luka," kata ketua penelitian, Birgitte Schmidt.

Penelitian tersebut dilakukan dengan memeriksa kurang dari 28 jam setelah para responden berhubungan seksual. Hasil tersebut juga tidak dipengaruhi apakah melakukan hubungan seks secara kasar atau lembut.

Sementara itu, para korban perkosaan lebih sulit untuk belajar dengan cara yang sama. Mereka jarang mengingat rincian karena mereka tidak bisa melacak lamanya "serangan seks". (Vin)

Saat Bercinta, Matikan TV Biar Tak Rusak Mood

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Stop nyalakan televisi saat Anda bercinta dengan pasangan karena bisa membuyarkan konsentrasi! Ada banyak benda yang bisa Anda letakkan di tempat tidur, yang bisa membantu menciptakan suasana yang sensual dan romantis, seperti lilin dan musik yang lembut.

Namun, ada juga beberapa hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan di dalam kamar, seperti televisi. Sebuah studi mengatakan, adanya perangkat televisi dalam kamar bisa mengurangi tingkat percintaan Anda.

Mengatur perabotan secara sembarangan juga merusak mood. Penempatan beberapa perabotan yang simpel bisa mengubah ruang tidur menjadi tempat yang romantis. Beri sedikit jarak di kedua sisi tempat tidur agar memungkinkan keleluasaan bergerak.

Jangan letakkan tempat tidur di bawah jendela atau menghadap pintu masuk kamar (dalam feng shui dikenal sebagai "posisi peti mati"). Selain itu jangan biarkan unsur air ada di dalam ruang tidur, misalnya vas bunga atau kasur air. Dalam feng shui, elemen air dipercaya bisa mengganggu hubungan.

Satu lagi yang tak kalah penting, jangan memperlakukan pasangan tak ubahnya seperti teman biasa. Anda mungkin memilih si dia karena ia bisa menjadi pecinta sekaligus teman baik Anda. Namun di atas tempat tidur, dia bukanlah seorang teman baik, melainkan kekasih Anda.

Jadi berhentilah membicarakan masalah di kantor, ulah teman teman yang menjengkelkan, atau memuji muji seorang teman pria yang membantu Anda mengerjakan tugas di kantor. Perlakukan dia seperti kekasih, dan bukan sebagai teman.