10 Surga Kuliner di Pinggir Jalan Bangkok - Bagian II (Habis)

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:foodtourist)
BANGKOK memiliki budaya makanan yang dibangun dari kebiasaan warga Thailand sepanjang hari. Berbagai pilihan makanan disajikan, mulai olahan mi goreng, kelapa krim, hingga makanan penutup buah tropis.

Simak bagaimana warga Bangkok dapat memanjakan diri lewat makanan, seperti diulas CNNGo, Senin (26/3/2012).

Moo dad diew
Mo dad diew adalah daging babi yang direndam dalam kecap dengan akar ketumbar serta diberi kecap ikan. Makanan ini dikeringkan di bawah matahari sampai memiliki tekstur seperti dendeng kemudian digoreng dan disajikan dengan saus cabai kering.

Kanom jeen
Hidangan mi ini terbuat dari beras yang difermentasi, menjadi sarapan yang sempurna atau bisa dikonsumsi saat sore hari. Mi yang disebut kanom jeen di atasnya diberi kari. Aada banyak jenis kari untuk kanom jeen, termasuk ayam dan ikan, disajikan dengan sayuran segar, ketimun acar ringan dan acar lainnya, coba saja di Ko lun, Thanon Mahanop, Bangkok.

Cha Yen

Anda dapat menemukan cha yen atau es teh di restauran Thailand di seluruh dunia, tapi selalu rasanya lebih enak di Thailand, dimana disajikan dalam kantong plastik dengan sedotan. Cha yen adaah teh hitam yang diberi adas dan biji asam yang ditumbuk. Teh ini memberikan rasa yang unik dan bewarna oranye kemerahan. Teh disajikan di atas es dengan susu kental manis, Anda bisa mencobanya di Pasar Tor Kor, jalan Kamphaeng Phet, Bangkok.

Khao niew ma muang
Makanan ini bisa dibilang paling sempurna di dunia kaerna kombinasinya. Di dalamnya terdapat ketan yang dipasangkan dengan mangga segar dan mangga beraroma manis dengan krim kelapa, terkadang di atasnya diberikan kacang tanah, biji wijen, atau kacang hijau asin yang digoreng. Cobalah di Thonglor night market, Sukhumvit Soi 38, Bangkok.

Khanom krok
Ini merupakan makanan penutup Thailand yang sederhana, tetapi memiliki kelezatan. Khanom krok lebih pas digambarkan sebagai puding kelapa, diolah dengan campuran adonan tepung dan santan di atas api. Makanan ringan ini sering disajikan dengan bawang goreng di atasnya, sangat kontras dengan rasa kelapanya.
(ftr)

10 Surga Kuliner di Pinggir Jalan Bangkok - Bagian I

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:blogs.laweekly)
BANGKOK menawarkan makanan kelas berat meskipun ditawarkan di pinggir jalan. Makanan pinggir jalan di Bangkok merupakan bagian integral dari budaya dan penduduk setempat yang tahu bagaimana masakan lezat.

Simak kuliner lezat yang khas di pinggir jalan Bangkok, seperti diulas CNNGo, Senin (26/3/2012) berikut ini:

Pad see ew
Olahan mi segar yang digoreng dengan brokoli China dan kecap adalah bahan pembuat pad see ew. Mi berbentuk lebar serta datar ditambahkan dengan protein, biasanya disajikan dengan ayam atau daging babi dan telur goreng, dimasak di atas wajan panas. Anda bisa mencobanya di rumah, tapi tidak akan bisa Anda dapatkan rasa seenak di pinggir jalan Bangkok. Coba saja di Jalan Ran Guay Jaedang Jab, Ratchawithi, Bangkok.

Som tam
Banyak wisatawan datang ke Thailand tidak bisa meninggalkan negara ini karena kecanduan som tam. Olahan ini berbentuk salad yang menyegarkan. Dibuat dari pepaya hijau mentah mirip dengan olahan di Kamboja dan Laos, tetapi versi Thailand. Olahan salad ini bervariasi; ringan dan terdapat rasa manis yang dibuat dengan kacang tanah. Kombinasi asam, manis, asin dan pedas menjadi satu, cobalah di Sukhumvit 38, Bangkok

Moo ping
Makanan ini sering disajikan dengan ketan, dan merupakan olahan sate babi yang harum namun ringan serta berasap dan sangat murah. Daging babi yang telah direndam dengan kecap ikan dan ketumbar diberikan santan kental dan dipanggang di atas bara panas. Anda akan mudah menemukan baunya, asap yang tebal itu biasanya datang dari daging babi yang sedang dipanggang. Moo ping sering disajikan dengan saus pedas yang disebut jaew, Anda bisa mencicipinya di Sukhumvit 38, Bangkok.

Mi perahu
Guay teow rhua, hidangan mi Thailand yang beraroma. Secara tradisional, mi ini dijual di atas perahu. Saat ini, mi perahu merupakan makanan pinggir jalan yang terpopuler di Bangkok, disajikan dengan dengan daging babi, tauge, serta potongan daging sapi. Anda bisa mencoba berbagai daging yang berbeda dan kombinasi mi, coba saja di gang perahu mie, di monumen Victory, Bangkok.

Khao pad poo
Makanan ini terdengar tidak menarik, namun nasi goreng yang Anda dapatkan di Thailand adalah dunia yang terpisah dari apa yang biasa dikonsumsi. Khao pad atau nasi goreng dibuat dengan beras jasmine dan saus ikan, sementara arti "poo" adalah kepiting segar. Nasi goreng kepiting dimasak dalam wajan panas dengan telur orak-arik dan ditutup dengan daun ketumbar serta jeruk nipis segar. Hasilnya sangat lezat, cobalah di Mong Naay, 539 Thanon Phlapplaachai, Bangkok. (ftr)