"Masakan Indonesia Menang di Bumbu

detail berita
(Foto:Okezone)
PARA personel Ada Band lebih memilih santapan Nusantara ketimbang mancanegara. Menurut mereka, belum ada makanan mancanegara yang menandingi kenikmatan kuliner Indonesia.

"Bukannya sombong, tapi kita semua sudah coba berbagai makanan. Memang, entah kenapa, makanan Indonesia sudah jadi juaranya daripada makanan Jepang, China, bahkan Eropa," tutur Donnie Sibarani, vokalis Ada Band saat berkunjung ke redaksi okezone di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Donnie mengakui bahwa kunci kenikmatan masakan Nusantara tidak terlepas dari bumbu dan rempah-rempah yang digunakan. Bisa dibilang, masakan Indonesia lebih kaya rasa daripada kuliner mancanegara.

"Kalau boleh jujur, makanan Indonesia itu menang di bumbu. Kayaknya, belum ada makanan yang memiliki bumbu sebanyak makanan Indonesia," tambahnya.

Dari banyak pengalaman manggung di banyak kota, Donnie dan rekan-rekannya di Ada Band selalu menyempatkan waktu menjajal kuliner daerah. Inilah yang kemudian menegaskan mereka bahwa kuliner Indonesia sangat kaya rasa.

"Makanan Indonesia sangat kaya rasa, kaya bumbu, bisa jadi karena kita negara yang paling kaya hasil rempahnya," tutupnya.

(ftr)

Cara Ampuh Jaga Kesegaran Rempah-Rempah

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:Anneahira)
BUMBU dan rempah-rempah menjadi bagian penting dalam mengolah makanan. Untuk menjaga kualitasnya, trik terbaik yang harus Anda pahami adalah cara penyimpanan.

Simak beberapa cara ampuh menjaga kualitas rempah-rempah, seperti dikutip Huffingtonpost, Kamis (15/3/2012):

Beli bumbu dalam bentuk utuh
Rempah-rempah tidak akan busuk tetapi bisa kehilangan rasa aslinya. Semakin tua rempah-rempah, maka rasanya akan semakin berkurang. Rempah-rempah kering biasanya mudah hancur, rempah-rempah yang memiliki akar seperti jahe dan kunyit memiliki bau tanah. Belilah rempah-rempah sesuai kebutuhan. Setelah dibeli, Anda harus langsung mearuhnya di plastik kedap udara.

Rempah-rempah akan tetap segar lebih lama hingga empat tahun, sementara bumbu halus hanya tetap segar antara satu dan dua tahun. Herbal kering disarankan tidak disimpan selama lebih dari satu tahun karena bumbu yang halus akan membuatnya tidak bertahan lama.

Gunakan kaleng

Cahaya, udara, panas, dan kelembapan adalah musuh utama rempah-rempah, karena itulah rempah-rempah harus selalu berada di tempat yang kering dan gelap. Paling bagus menyimpan rempah-rempah adalah di wadah kaleng. Pastikan wadah sebagai penyimpan rempah-rempah tertutup dengan rapat.
 
Giling rempah-rempah

Cara lain adalah dengan cara menggilingnya. Dalam menggiling rempah-rempah, usahakan semuanya tidak terpengaruh apapun, gunakan beras untuk membersihkan penggiling rempah-rempah. Gilinglah rempah-rempah dengan jumlah dua kali lipat, misalnya resep yang ditujukkan 1/2 sendok teh jinten maka Anda harus menggilingnya 1 sendok teh kemudian ukurlah jumlah yang Anda butuhkan, lalu simpan bumbu tersebut di dalam kaleng.

Panggang
Memanggang adalah cara yang sederhana untuk menghilangkan kadar minyak di dalamnya. Hasilnya, rempah-rempah bisa lebih tahan lama. Memanggang rempah-rempah bisa Anda lakukan dengan cara menaruhnya di dalam wajan lalu gunakan api sedang. Ketika sudah muncul aroma, angkat dan jangan biarkan terlalu lama.

Parut
Seluruh bumbu yang bukan dalam bentuk benih seperti pala dan kayu manis sebaiknya diparut. Cara ini terutama bisa Anda lakukan pada musim dingin lalu membuat minuman cokelat panas dengan campuran kayu manis. (ftr)