Nikmati Kopi Nusantara dengan Suasana Pantai

MINUM kopi dengan suasana tepi pantai, pastinya memiliki kenikmatan luar biasa. Hal itu yang dapat Anda temukan ketika berkunjung ke Kopitiam Oey Ancol yang terletak di Ancol Beach City, Pantai Carnaval Taman Impian Jaya Ancol.

Pengunjung yang ingin bersantai dan menikmati berbagai kopi dan kuliner Nusantara dapat memilih tempat duduk di bagian dalam Kopitiam Oey Ancol maupun di luar. Dari kedua bagian tempat tersebut, mata Anda tetap dapat melihat pantai Ancol tanpa batasan pandangan. Bedanya, jika berada di luar, Anda akan langsung diterpa angin pantai yang sejuk, tetapi di bagian dalam maupun luar dari Kopitiam Oey, Anda tetap akan menemukan Kopitiam Oey yang kental dengan suasana China Peranakan dengan sentuhan retro.

Konsep desain ruangan tersebut dapat Anda temukan, mulai meja dan kursi, lantai dengan keramik khas tempo dulu, hiasan lampu, bahkan sampai peralatan makan dan minum dari menu yang Anda pesan.

"Perbedaan Kopitiam Oey Ancol dengan Kopitiam Oey cabang lainnya, yaitu jika biasanya stand alone sedangkan Kopitiam Oey Ancol ada dalam situasi mal," kata Bondan Winarno, owner Kopitiam Oey.

Selama ini, cerita Bondan, Kopitiam Oey menghindari mal karena ingin memberikan harga yang jujur kepada konsumen yang datang ke Kopitiam Oey. Namun, karena ada orang yang mengajak untuk membuka Kopitiam Oey di mal dan kebetulan tempatnya bagus serta banyak orang yang datang ke sini untuk berekreasi dan bergembira, maka tawaran itu diambilnya.

Melalui Kopitiam Oey, Bondan mengaku ingin memperkenalkan dan menjadikan minum kopi sebagai budaya masyarakat di Tanah Air karena masyarakat lebih banyak menjadikan minum teh sebagai bagian dari kebiasaannya dibandingkan dengan kopi. Padahal, Indonesia menempati posisi ke-3 sebagai negara penghasil kopi di dunia.

"Satu impian saya, minum kopi bisa menjadi budaya masyarakat. Jangan sampai tidak minum kopi karena alasan kesehatan, sakit jantung, dan maag itu salah. Kalau sakit maag karena kopi itu salah dalam meminum kopinya," tambahnya.

Minum kopi sangat bagus untuk orang berumur karena dapat menghindari kepikunan. Tentunya, dengan batasan tertentu jangan terlalu banyak.

"Kopi untuk orang yang sudah tua itu diperlukan supaya enggak pikun, pada usia saya sekarang cukup meminum 2 cangkir kopi strong yang encer juga boleh asal tahu batasannya," tuturnya.

Kopitiam Oey Ancol baru saja soft launching pada 20 April 2012 lalu. Dalam acara ini, Kopitiam Oey Ancol berbagi kebahagiaan bersama 20 anak yang berasal dari panti asuhan yang berada di kawasan sekitar Ancol. (ftr)

Jutaan Cita Rasa Kopi Ada di Nusantara

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto: Getty Images)
SELAIN memiliki kekayaan ragam makanan, wilayah, serta budaya, Indonesia juga kaya cita rasa kopi. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai jutaan cita rasa kopi.

"Kelebihan kopi di Indonesia adalah punya cita rasa yang beragam, hampir jutaan dan itu tidak dimiliki oleh negara lain," jelas Ina A. Murwani, Executive Director Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, kepada okezone saat ditemui di Liberica Coffee, Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lantas, mengapa cita rasa kopi Nusantara bisa begitu banyak? "Sebagai contoh, Kolombia ada Kolombia Selatan, Kolombia Utara, tapi tetap saja nama kopinya adalah Kolombia saja. sementara di Indonesia, dari Timur sampai Barat, namanya beda-beda; kopi Aceh, Bali, Papua, dan sebagainya karena prosesnya berbeda-beda. Indonesia memang kaya akan kopi," tambahnya.

Bahkan kini, ujarnya, kopi yang berkembang di Indonesia memiliki banyak rasa, mulai cokelat, madu, rumput-rumputan, bunga, herbal, dan lainnya. Menurutnya, faktor iklim serta geografis Indonesia sangat menguntungkan bagi pertumbuhan kopi, terlebih Indonesia memiliki banyak pegunungan.

"Indonesia memiliki pegunungan aktif dan terdapat faktor dari tanahnya sehingga cita rasa kopi pun beragam," paparnya.

Dengan memiliki banyak cita rasa, kopi Indonesia pun dilirik banyak negara luar. "Di Flores ada namanya kopi madu, diproses, sehingga lengketnya seperti madu. Indonesia kaya akan kopi, belum lagi flavor-nya lebih bagus, bersih, smooth, hampir di seluruh wilayah Indonesia memiliki robusta yang bersih, kalau yang rendah tidak akan terasa halus," tutupnya.
(ftr)