Bakar Daging, Bolak-balik Sekali Saja

detail berita
(Foto: Getty Images)
DAGING sapi mampu memberikan asupan protein hewani bagi tubuh. Mengolahnya butuh trik khusus untuk menyempurnakan tingkat kematangan dan mempertahankan juicy-nya.

Berikut beberapa cara mengolah daging sapi dengan tepat, seperti dilansir dari buku Memasak di Akhir Pekan oleh Halal Australian Beef Natural & Safe, Jumat (20/4/2012):

1. Pilihlah potongan daging sesuai dengan jenis masakan yang akan diolah.

2. Pindahkan daging dari freezer ke kulkas. Turunkan daging sapi beku dari freezer ke kulkas sebelum dimasak (patokannya adalah 12 jam per 1 kg daging).

3. Pilih daging giling. Olah masakan dari daging giling atau cincang dalam bentuk yang menarik untuk anak.

4. Buatlah beef steak. Masakan lain yang diminati anak-anak adalah steak. Untuk menghasilkan steak yang lezat, lumuri minyak pada daging. Kemudian, gunakan wajan atau grill dalam keadaan panas. Bumbui daging beberapa saat sebelum dimasak. Setelah itu, istirahatkan daging sebelum dipotong atau disajikan.

5. Masak steak sampai tingkat kematangan medium atau medium well. Steak paling baik dinikmati kalau dimatangkan sampai tahap medium atau medium well, bukan well done.

6. Membalik daging sekali saja. Ketika memasak di atas wajan atau panggangan, hindari membolak-balik daging untuk mematangkan kedua sisinya. Cobalah untuk membalik daging sekali saja, masak sekitar 3 menit pada masing sisinya, apalagi jika Anda membolak-balik dengan garpu. Juicy dalam daging akan keluar dan mengurangi kelezatannya.

7. Buat daging yang anak-anak suka. Pilihlah potongan daging yang sudah tersedia dalam bentuk irisan siap pakai, seperti sukiyaki, shabu-shabu, atau irisan tumis. Selain praktis, cara tumis yang ringkas membuat zat gizi dalam makanan terjaga.

8. Libatkan si kecil. Libatkan anak-anak untuk memilih menu atau ikut berbelanja sehingga mereka dapat belajar memilih sumber makanan yang baik dan bergizi. Cara ini akan membuat si kecil tertarik dengan hidangan yang disantapnya dan belajar mengenal beragam rasa yang ditawarkan aneka jenis pangan yang berbeda.
(ftr)

Potongan Daging Tepat untuk Berbagai Masakan

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto: Getty Images)
DAGING sapi dibutuhkan manusia dalam memenuhi kebutuhan protein tubuh. Sebelum diolah, pandai-pandailah memilih jenis daging dan potongan yang akan digunakan agar kematangannya pas.

"Pilihlah potongan daging yang paling sesuai dengan kebutuhan memasak agar lebih mudah membuatnya," kata Isye Iriani, Marketing Manager Meat & Livestock Australia (MLA), kepada okezone usai acara "Australian Wagyu Taste Experience" di Tamani Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2012).

Berikut beberapa jenis potongan daging yang harus Anda kenali sebelum mengolahnya dalam berbagai menu:

Tumisan
Untuk olahan tumis, gunakanlah daging irisan tipis berbentuk panjang, seperti untuk yakiniku. Jenis daging sapi ini diperoleh dari bagian rump, knuckle, flank, topside, dan chuck roll.

Sup
Daging sapi yang ingin diolah sup sebaiknya dipotong bentuk dadu. Untuk olahan ini, biasanya daging diperoleh dari bagian topsie, short rib, chuck tender, rump, dan shin.

Daging giling
Potongan daging giling mudah ditemui di supermarket maupun pasar tradisional. Biasanya, daging diambil dari bagian eye round, knuckle, topside bagian otot, dan brisket.

Steak
Daging sapi yang akan diolah menjadi steak biasanya memiliki ketebalan rata-rata 2,5 cm dengan lebar 25 cm, dan biasanya diperoleh dari bagian oyster blade serta striploin.

Rendang
Ukuran potongan daging untuk rendang lebih besar daripada potongan dadu untuk sup. Daging untuk rendang biasanya diperoleh dari bagian eye round, outside, chuck tender, dan rump.

Sukiyaki
Biasanya, potongan daging ini digunakan untuk membuat hot pot sehingga harus dapat matang dalam hitungan detik. Karenanya, daging ini harus diiris tipis sekali, yang biasanya diperoleh dari bagian topside, cube roll, dan strip loin. (ftr)