Camilan-Camilan Sehat untuk si Kecil

detail berita

CAMILAN menjadi menu menyenangkan bagi anak-anak. Bila si kecil tergolong sulit menyantap makanan besar, maka Anda harus memaksimalkannya di momen ngemil.

Konsumsi yang baik akan memberikan tenaga serta gizi tepat demi tumbuh kembang anak. Berikan asupan sehat, termasuk ketika Anda harus membawakannya bekal ke sekolah.

Berikut beberapa camilan yang baik untuk si kecil, seperti diulas Reader Digest:

Sepulang sekolah

Sepulang sekolah, si kecil pasti membutuhkan makanan ringan. Pilihlah camilan rendah gula serta penuh protein untuk memberikannya energi baru sehingga bisa fokus mengulangi pelajarannya di sekolah.

Camilan terbaiknya adalah yang terbuat dari biji-bijian, seperti sereal gandum atau buah kering, roti gandum dan telur rebus, daging ayam atau kalkun dengan keju di atasnya, yogurt, atau puding buah.

Sehabis olahraga
Berikan asupan karbohidrat dan buah-buahan sehabis si kecil olahraga. Beberapa pilihannya, seperti biskuit gandum utuh, granola bar, atau sari apel tanpa gula serta jus buah-buahan lain.

Sebelum tidur

Tidak mengherankan bila anak-anak kerap makan siang pukul 11.00 dan makan malam pukul 18.00. Pasalnya, mereka membutuhkan makanan sebelum tidur, jadi berikan makanan yang bisa "menenangkan" perutnya, berupa sumber karbhohidrat kompleks.

Sebagai pilihan, Anda bisa memberikan sereal gandum dan susu rendah lemak, roti gandum dan keju panggang, atau buah kering.
(ftr)

Pilihan Buah Sehat untuk Ngemil

Liputan6.com, New Delhi: Ingin ngemil namun tetap sehat? Cobalah untuk mengonsumsi buah-buahan. Namun tak semua buah bagus untuk dikonsumsi sebagai camilan atau makanan saat senggang, karena beberapa buah justru mengadung kadar gula tinggi dan tak baik bagi Anda yang sedang menjalani diet.

Berikut beberapa pilihan buah terbaik dan terburuk untuk dijadikan camilan versi Times of India, Ahad (13/5):

1. Buah jenis berries, yakni blueberry, stroberi, raspberry, dan blackberry. Semua jenis berry itu memiliki kandungan antioksidan dan vitamin tinggi. Tak hanya itu, buah kecil berserat adalah pilihan tepat dan penuh gizi untuk Anda makan. Perlu diingat bahwa buah-buahan, terutama stroberi dan raspberry, sangat baik pada daging panggang dan salad. Jadi lanjutkan!

2. Cobalah mengonsumsi ceri yang juga kaya akan antioksidan. Meski mengandung kadar gula sedikit lebih tinggi, buah ini memiliki kadar karbohidrat rendah dan memiliki unsur serat yang penting bagi tubuh.

3. Buah apel dan pir juga pilihan tepat untuk Anda, karena keduanya memiliki kandungan gula rendah gula dan serat yang baik diserap tubuh. Meskipun buah ini tak terlalu banyak mengandung antioksidan, buah ini dapat memuaskan keinginan Anda pada rasa manis.

4. Buah persik dan aprikot juga cocok untuk dijadikan camilan, karena buah tersebut memiliki kandungan gizi yang sama seperti apel dan pir. Selain itu buah-buahan jenis ini juga pilihan cerdas untuk mendapatkan dosis yang baik dari vitamin C dan serat.

Ini dia buah yang tak begitu baik untuk dijadikan camilan.
1. Hindari buah melon dan semangka bila Anda ingin ngemil. Kedua buah ini dikenal memiliki kandungan gula sangat tinggi.

2. Hindari juga buah mangga dan pepaya untuk konsumsi terlalu sering atau jumlah banyak, karena kedua buah ini justru lebih baik dinikmati sesekali saja. Sebagai gantinya pilihlah pisang, selain mengandung banyak vitamin, buah ini juga mengenyangkan.

3. Selain mengandung kandungan bromelain yang bermanfaat bagi tubuh, buah nanas mengandung kadar gula yang tinggi. Jadi hindarilah mengonsumsinya terlalu sering daripada merasa bersalah setiap kali mengonsumsinya.

Jadi untuk pilihan camilan dan makanan ringan cerdas, pilihlah makanan yang sehat selain mengenyangkan. Karena pilihan yang bijaksana akan membuat hidup Anda sehat dan bahagia.(SHA)

Tayaki Sederhana, tapi Sehat

detail berita

MAKANAN Jepang dikenal menggunakan bahan-bahan sehat dan metode memasak yang sederhana. Olahan menyehatkan ini salah satunya tersaji pada camilan takiyaki.

Meskipun diolah dengan bahan dasar tepung terigu, camilan khas Jepang ini ternyata diberi isian yang menyehatkan. Chef Yudi Waluyo dari Restoran Mr. Karaage menjelaskan, takiyaki dibuat dari bahan tepung terigu yang telah diayak, vanili, baking soda, gula, mentega cair, dan santan.

"Semua diaduk seperti adonan waffle lalu didiamkan satu jam agar lebih lembut dan bisa digunakan. Isiannya dibuat dari kacang hijau kupas, kacang merah, kayu manis, dan cokelat rasa lemon," katanya kepada Okezone ketika ditemui di Mal Central Park, Jakarta, Kamis (10/5/2012).

Untuk menambah rasa gurih, dirinya menggunakan bahan susu segar. Rasa dan aroma gurih takayaki kian terasa ketika diberikan santan.

"Santan yang digunakan adalah santan kental karena kita lebih mencari krimnya. Bisa saja digunakan susu, tapi karena makanan Jepang itu menyehatkan, jadinya dicari bahan yang alami," bebernya.

Bila kurang yakin terhadap adonan yang dibuat, jangan ragu untuk memegangnya. Bila sudah terasa lembut, tandanya adonan sudah siap diolah.

"Bahan-bahan yang tadi diaduk sampai merata saja. Membuat adonan harus mencari rasa yang pas, tekstur yang lembut, pori-pori kecil, dan adonan sudah lengket," lanjutnya.

Dirinya menjelaskan, jika Anda kesulitan menemukan vanili, bisa saja tidak memakai vanili, namun rasanya sudah pasti berbeda. "Vanili berfungsi sebagai pewangi adonan sedangkan gula untuk rasa. Kalau tidak pakai vanili, sudah pasti ada rasa yang berubah sehingga saat dimakan jadi kurang enak," tutupnya.
(ftr)