Bersantap di Madam Kwok Serasa di Halaman Rumah


Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:Johan Sompotan)
JIKA Anda ingin merasakan suasana halaman rumah sendiri saat mengonsumsi menu santapan, cobalah merasakannya di Resto Madam Kwok, Menara Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Penasaran?

Restoran yang dibuka sejak 27 Maret 2011 ini dikemas dengan konsep interior bergaya rumah China zaman dahulu. Restoran dihiasi jendela-jendela serta terdapat pohon di dalamnya.

"Kita ingin sesuatu yang beda, pengunjung bisa nyaman dan merasakan Chinese food atau makanan olahan Asia lainnya dengan dibaluti suasana yang homey dan santai," papar Romeo Putra, Assistant Brand Manager Madam Kwok, kepada okezone saat ditemui di Menara Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Romeo mengutarakan, pemilihan nama Madam Kwok diambil karena memiliki filosofi tersendiri. Madam Kwok adalah seorang koki yang melakukan perjalanan yang menyusuri negara-negara Asia, mulai Malaysia, Singapura, Thailand, dan berlabuh di Jakarta.

"Dari situlah diambil penggabungan resep-resep yang kemudian disajikan ala Restoran Madam Kwok," lanjutnya. Dan meski menonjolkan menu Asia, Madam Kwok tak ketinggalan menyajikan makanan Indonesia.

Resto Madam Kwok mematok harga makanan antara Rp20 ribu sampai Rp200 ribu untuk makanan sedangkan untuk minuman antara Rp20 ribu hingga Rp150 ribu. So, daripada bingung mencari makanan yang akan Anda santap bersama keluarga, resto ini siap menyediakan beberapa makanan andalannya, seperti sop buntut masak asam yang diolah dengan belimbing, laksa nyonya kwok, laksa Singapura tapi dikemas dengan mi spaghetti, ayam ikat pandan, sapo tahu rasa saudara, tak ketinggalan beberapa minuman seperti es sambut kota kembang dan sari rangkayo. Hmm, tentu sangat menggugah selera.
(ftr)

Semerbak Aroma Dada Ayam Ikat Pandan

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:Johan Sompotan)
MENGOLAH daging ayam memang banyak cara, mulai dikukus, direbus, ditumis, bahkan dimasak dengan rasa serba pedas. Namun, pernahkah Anda mencoba mengolah daging ayam dengan daun pandan?

Ketika menginjakkan kaki di Resto Madam Kwok, Menara Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Anda akan menemukan olahan daging ayam yang dibuat dengan daun pandan. Aroma daging ayam yang berada di dalam daun pandan begitu semerbak, dan ketika sampai di lidah, daun pandan ternyata memberikan cita rasa berbeda.

Dijelaskan Sous Chef Resto Madam Kwok, Chef Fajar Panggabean, guna mendapatkan aroma daun pandan, maka daging ayam yang digunakan adalah bagian dada. Dada ayam direndam dengan bumbu rahasia Madam Kwok, yang terdiri dari kecap asin, dark soy, bawang putih, bawang merah, dan sedikit rempah, lalu diikat dengan daun pandan. Ayam direndam semalaman lalu diikat dengan daun pandan dan digoreng.

Chef Fajar menambahkan, ayam harus direndam semalaman supaya bumbu benar-benar meresap. Sementara soal pemilihan dada ayam lantaran tingkat ketebalannya pas dan lebih cepat matang ketika dimasak. Menu juga bukan dibungkus daun pisang karena selain lebih cantik, daun pandan juga lebih mudah untuk mengikat ayam.

"Daun jagung juga enggak begitu bagus karena wanginya enggak ada," katanya kepada okezone.

Untuk mengetahui tingkat kematangan ayam ikat pandan, Anda bisa melihatnya pada keringnya daun pandan saat dimasak. "Kalau daunnya sudah mulai kering, itu berarti sudah matang karena dada ayam kan cepat matang. Tahu kering, caranya kita patahkan daunnya, lalu diangkat saja," tutupnya. (ftr)