Salah Masak, Sayuran Malah Jadi Tidak Sehat

detail berita

SAYURAN menyehatkan karena mengandung vitamin, serat, mineral, dan antioksidan. Namun, proses memasak yang tidak tepat bisa menghilangkan manfaat kesehatannya.

Banyak sayuran dapat dimakan mentah sehingga menambahkan variasi Anda dalam bersantap. Di samping itu, Anda juga perlu tahu bahwa Anda akan menjadi seperti apa yang Anda makan; apakah menjadi sehat atau tidak sehat. Cara terbaik mengonsumsi sayuran sehat, adalah mentah, dikukus, ataupun direbus.

Berikut adalah daftar sayuran sehat, tapi dapat berubah tidak sehat karena dimasak dengan teknik yang salah, seperti dilansir Boldsky:

Keripik sayuran
Anda suka keripik kentang? Sayang, keripik kentang tidak baik untuk kesehatan. Sebenarnya, diolah menjadi keripik merupakan salah satu cara terburuk untuk mengonsumsi kentang.

Sebagian besar keripik digoreng dalam minyak yang banyak. Makan terlalu banyak gorengan bisa memicu kanker, sehingga harus dikurangi jika ingin tetap sehat.

Sayuran kalengan
Sayur-sayuran sup kalengan memang lezat dan praktis, tetapi sangat berbahaya. Sup instan bukanlah metode memasak terbaik karena dapat menghilangkan nutrisi sayuran. Sayuran kalengan pun tinggi sodium, juga mengandung gula buatan.

Sayuran goreng
Bahan makanan yang digoreng rasanya pasti enak. Namun, perlu diketahui bahwa menggoreng merupakan metode memasak yang menghilangkan nutrisi sayuran. Setiap sayuran yang terendam minyak tidak baik untuk kesehatan. Hindari menggoreng dengan minyak banyak (deep fried), misalnya terong, bawang bombai, dan lainnya. Risikonya adalah penyakit jantung. Lebih baik olah sayuran dengan cara ditumis.

Acar sayuran

Mungkin selintas terlihat enak, tapi minyak dan pengawet tidak baik bagi pola makan sehat. Mengolah sayuran dalam variasi acar mengalahkan tujuan untuk mengonsumsi sayuran segar. Makan terlalu banyak acar sayuran akan mengundang risiko tumor.
(ftr)

Warna Sayuran Makin Cerah Berkat Air Dingin

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto:Blogspot)
HALLO Chef, perkenalkan nama saya Yulianti (27). Kami sekeluarga gemar mengonsumsi sayuran dan harus tersedia di meja makan setiap hari. Namun selesai diolah, saya melihat warna sayuran cenderung tidak cerah, jadi kadang tampilannya tidak menarik.

Saya mau tanya, bagaimana mengolah sayuran agar warna dan nutrisinya tetap utuh? Lalu, berapa lama prosesnya? Terima kasih atas jawabannya.
Yulianti-Depok

Jawab:
Sayuran memang menjadi kebutuhan tubuh karena memiliki banyak manfaat serta nutrisi, terutama bila Anda mengetahui proses pengolahannya. Untuk mengolah sayuran, ada baiknya Anda rebus lebih dahulu. Cara ini mampu menjaga nutrisi dan warna sayuran sehingga klorofilnya tetap utuh.

Caranya, Anda panaskan air kemudian setelah mendidih, masukkan sayuran yang akan diolah. Cukup setengah menit direbus lalu angkat dan segera masukkan ke sebuah wadah berisi air dingin.

Fungsi air dingin atau air yang telah diisi es batu untuk menghentikan proses pemasakan akibat suhu panas tadi. Pasalnya saat diangkat, panas air mendidih masih menempel pada sayuran yang direbus.

Selain itu, dengan dimasukkan ke air dingin, maka pori-pori sayuran akan tertutup sehingga nutrisi dan warnanya bisa semakin 'hidup'. Selanjutnya, sayuran bisa Anda olah dalam berbagai teknik; tumis, panggang, atau apapun sesuai selera.

Chef Idham Mirwan
Executive Chef Cheese Cake Factory
(ftr)