10 Trik Masak Lebih Cepat (I)

MEMASAK dianggap sulit karena banyak tahapan yang harus dilakukan dan membutuhkan banyak waktu. Trik memasak cepat tentu akan menjadi jalan keluar terbaik.

Memasak, mulai dari mencuci, memotong, hingga menumis dan membersihkan dapur menjadi tahapan yang senantiasa dilalui. Ketika semua bahan makanan yang diperlukan telah terkumpul, Anda menyiapkan segala sesuatunya sambil membaca resep dan mengolahnya.

Demi menghemat waktu, simak beberapa trik berikut, seperti dilansir The Daily Meal:


Organisir rempah-rempah
Dalam mengolah masakan, pastikan rempah-rempah yang akan digunakan mudah dijangkau dan dilihat. Guna menghemat waktu memasak, simpanlah rempah-rempah pada rak lalu tempelkan namanya dengan rapi. Bila perlu, susunlah sesuai abjad agar tidak kebingungan ketika membutuhkannya.

Gunakan parutan
Bawang putih dan jahe memberikan rasa dan aroma pada masakan. Namun bila dimanfaatkan dengan diiris atau cincang, Anda tentu butuh waktu untuk menyiapkannya. Daripada mengotori pisau dan talenan, gunakan saja alat parut khusus untuk Anda memasukkan kedua bahan langsung ke dalam alat masak.

Pilih sayuran dalam bentuk potongan
Saat berbelanja di toko makanan, pertimbangkan untuk membeli sayuran yang dijual dalam bentuk irisan, khususnya pada bahan-bahan salad, seperti telur dan sayuran. Dengan ini, Anda bisa menghemat waktu saat mengolah menu sederhana daripada harus menyiapkan sayuran segar.

Manfaatkan alumunium foil
Dengan kertas aluminimum, Anda tidak perlu lagi mencuci perabot masak. Gunakan dua lembar kertas alumunium, terutama pada olahan kue yang menggunakan banyak isian, jadi Anda bisa langsung menghidangkannya tanpa repot mencuci alas panggang.

Penghematan waktu yang sama bisa juga dilakukan saat mengiris dengan talenan. Alasi talenan dengan plastik lalu buang saat sayuran dan bahan makanan lain selesai diiris.

Gunakan mangkuk besar
ketika memotong sayuran, gunakan mangkuk besar untuk menaruh sayuran sebelum dimasak daripada menaruhnya masing-masing dengan satu wadah. Dan agar mangkuk tidak kotor, alasi dengan plastik. (ftr)

Enam Trik Masak Jauh dari Risiko Bahaya

Johan Sompotan - Okezone
detail berita
(Foto: Getty Images)
MELAKUKAN pekerjaan memasak terbilang berisiko karena peralatan yang digunakan pada dasarnya bisa memancing bahaya. Jadi, penting untuk memperhatikan cara memasak aman agar tidak timbul tragedi di dapur.

Agar memasak berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa di antaranya, seperti dijabarkan Isye Iriani, Marketing Manager Meat & Livestock Australia (MLA), kepada okezone usai acara "Australian Wagyu Taste Experience" di Tamani Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2012).

Jagalah dapur
Sebelum memasak, Anda harus bisa mengetahui kondisi di dapur. Upayakan dapur dalam keadaan bersih dan rapi sehingga Anda mampu menghasilkan olahan masakan yang sehat. Usahakan juga agar lantai dapur selalu bersih dan tidak licin karena aktivitas memasak bukanlah berdiam pada satu tempat saja.

Perhatikan kompor
Kompor memang merupakan alat masak paling utama. Pilih kompor yang menerapkan sistem induksi gelombang listrik karena kompor berjenis ini tidak akan melukai tangan, meskipun tersentuh. Kompor ini hanya mengantarkan panas ke alat masak.

Pisau
Setelah atau sebelum memasak, simpan pisau di tempat yang aman, misalnya ke dalam laci lalu kunci rapat. Saat membutuhkan alat potong yang tidak tajam, seperti untuk cake, Anda bisa menggunakan pisau plastik. Pisau ini cenderung sangat aman untuk tangan Anda.

Taplak meja
Dalam menyajikan makanan di atas meja, taplak meja sangat penting guna memperlihatkan keindahan serta kerapian meja makan. Di sisi lain, taplak meja sangat membahayakan karena akan meningkatkan risiko anak atau anggota keluarga lain tersiram air panas atau tertimpa benda lain dari atas meja.

Barang-barang elektronik
Bila sudah tidak digunakan atau bila ingin bepergian, terkadang Anda masih saja tidak mencabut rice cooker atau blender setelah digunakan. Bila Anda tidak mencabut kontak listriknya, maka memungkinkan hadirnya bahaya di dalam rumah, seperti konslet listrik hingga kebakaran.

Air panas
Jauhkan gelas atau panci berisi air panas dari jangkauan anak-anak, terlebih bila anak Anda masih kecil. Pasalnya, rasa ingin tahu anak masih tinggi dan itu sangat berisiko untuk Anda. (ftr)